Beberapa Jenis Kumpulan Skema Elektronika

suatu skema elektronika

Skema Elektronika

Beberapa jenis kumpulan skema elektronika berbeda satu dengan yang lainnya. Karena setiap skema yang dibentuk dari komponen elektronik memiliki tujuan serta komponen penyusunnya yang berbeda-beda dari satu perangkat elektronik dengan perangkat elektronika yang lainnya. Setiap perangkat elektronika pasti tersusun dari setiap komponen elektronika yang dapat mengolah arus listrik di dalamnya. Mulai dari lampu yang berada di rumah kita, hingga lampu merah yang berada di persimpangan jalan merupakan salah beberapa contoh skema pada elektronika.

Kedua jenis skema elektronika ini pasti memiliki susunan yang berbeda, karena satu perangkat disusun dengan komponen elektronika yang dapat bekerja sesuai pola yang ditentukan, sedangka satu skema elektronika lainnya memiliki panel yang dapat memutus dan menyambungkan arus listrik yang mengalir pada perangkat elektronika.

Kumpulan Skema Elektronika Pada Lampu LED dan Lampu Merah

Dalam skema elektronika untuk lampu LED biasanya menggunakan aliran DC atau dua arah. Tidak heran, jika pancaran cahaya yang dihasilkan sangat terang tapi terkendala pada jumlah energi yang digunakan. Sehingga, mengubah arus listrik DC menjadi aliran arus listrik AC atau satu arah untuk menghemat energi listrik yang digunakan menjadi salah astu pilihan. Jadi, kumpulan skema elektronika pada pemasangan lampu LED menjadi terbagi dalam dua jenis, yakni rangkaian secara DC (dua arah) dan AC (satu arah).

rangkaian elektronika

Skema Elektronika

Dalam perubahan arus listrik biasanya dapat dilakukan dengan langsung menggunakan trafo, tapi dalam perubahan arus listrik kali ini akan lebih mudah menggunakan dioda sebagai pengubah arus listriknya. Untuk membatasi energi listrik yang digunakan, maka pada rangkaian satu dan dua harus ada pembatas arus yang mengalir. Setelah proses ini dilakukan, skema elektronika tentu akan berubah dan agar lampu tetap terang, maka gunakan jenis super bright.

Selain mengetahui skema pada lampu LED, skema pada lampu lalu lintas juga tidak semudah yang dibayangkan agar dapat bekerja secara otomatis. Lampu lalul lintas ini mampu bekerja 24 jam nonstop dengan inti kerja pada pemasangan IC timer tipe 555. Waktu nyala pada setiap warna diatur dengan menggunakan kombinasi IC Timer 555 dengan IC Counter 4017. Sehingga, dapat menghasilkan waktu menyala tertentu dengan catu daya sebesar 9 volt. Tentu merupakan keluaran yang sedikit sekali untuk lampu merah yang tidak pernah berhenti menyala. Lampu ini memang didesain dengan waktu tertentu dengan batas energi listrik tertentu pula. Sehingga, tidak akan menghabiskan terlalu banyak energi listrik. Begitulah kumpulan skema elektronika yang bisa anda temui di sekitar anda.