Pengetahuan Mengenai Komponen Dasar Elektronika

Komponen dasar elektronika terdiri dari alat atau benda yang memiliki fungsi untuk mendukung terbentuknya suatu rangkaian elektronika. Contohnya bisa dilihat langsung dari yang telah menempel pada sebuah papan rangkaian. Misalnya seperti veroboard, CCB, PCB, atau protoboard. Sedangkan yang tidak menempel secara langsung pada sebuah papan rangkaian adalah kabel.

komponen dasar elektronika

Beberapa komponen dasar elektronika

Komponen ini kemudian dibagi menjadi dua bagian terpisah. Ada komponen aktif serta komponen yang pastif. Tentu saja kedua komponen ini memiliki pengertian serta bagian yang berbeda. Kemudian ada beberapa komponen elektronika yang kemudian dikelompokkan menjadi pasif dan aktif. Berikut ini merupakan penjelasan mengenai komponen pasif dan aktif.

Pembagian Komponen Dasar Elektronika

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa komponen dasar elektronika kemudian dibagi menjadi pasif dan aktif. Ada empat komponen yang masuk ke dalam kategori komponen dasar elektronika yang pasif. Keempat komponen tersebut adalah resistor, kapasitor, induktor, dan transformator. Resistor sendiri bila diterjemahkan merupakan hambatan atau tahanan. Sehingga bisa disimpulkan bahwa resistor merupakan sebuah komponen yang digunakan untuk menghambat suatu arus listrik.

macam-macam komponen elektronika

Contoh komponen elektronika

Selanjutnya ada kapasitor yang sering juga disebut sebagai condensator. Kapasitor ini memiliki fungsi untuk menyimpan muatan listrik. Lalu induktor atau yang sering juga disebut sebagi reaktor adalah komponen yang berguna untuk menyimpan energi medan magnet karena adanya arus listrik yang melewatinya. Sedangkan transformator memiliki fungsi sebagai sebuah komponen elektromagnet yang merubah taraf sebuah tegangan AC menjadi taraf yang lainnya.

Beralih ke komponen dasar elektronika yang aktif. Hampir sama dengan komponen pasif, ada empat komponen elektronika yang masuk ke dalam jenis aktif. Pertama adalah dioda yang dibuat dengan campuran silikon dan bahan germanium. Dioda berguna untuk menjadi penyerah dari sebuah tegangan listrik. Selanjutnya ada Dioda Schottky yang berbeda dengan dioda normal. Dioda ini memiliki tegangan antara 0.15-0.45 volt. Sehingga masuk ke dalam dioda dengan tegangan rendah. Ketiga, ada transistor yang memiliki fungsi sebagai pengontrol arus. Komponen aktif yang terakhir adalah IC atau intergrated circuit yang terdiri dari komponen-komponen diode, resistor, kapasitor, dan transistor yang jumlahnya ada sangat banyak.

komponen peralatan elektronika

Contoh Komponen Elektronika

Dari paparan di atas, bisa disimpulkan bahwa setiap komponen baik yang pasif maupun aktif memiliki fungsi dan kepentingannya masing-masing. Selain komponen yang disebutkan tadi, masih ada komponen lainnya. Seperti sensor dan akuator elektromekanika. Contohnya bisa anda lihat pada mikrofon, saklar, termistor, dan lain sebagainya. Materi ini merupakan hal yang dasar yang perlu anda ketahui ketika mempelajari ilmu elektronika. Karena menjadi dasar yang penting untuk melanjutkan ke hal yang lebih dalam. Seperti dalam merangkai sebuah rangkaian elektronika. Pengetahuan mengenai komponen dasar elektronika ini harus bisa anda penuhi terlebih dahulu.