Prinsip Kerja Transformator

Prinsip Kerja Transformator tentunya akan anda pelajari ketika anda mendalami bidang elektro. Tetapi sebelum terjun lebih dalam ke prinsip kerja transformator, ada baiknya kalau anda mempelajari terlebih dahulu apa pengertian dari transformator itu sendiri. Transformator atau yang dikenal juga sebagai trafo merupakan alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik. Transformator sendiri terdiri dari tiga komponen pokok. Yang pertama ada kumparan pertama (primer) yang memiliki peran dalam menginput. Kemudian kumparan kedua (sekunder) yang bertindak sebagai output. Selanjutnya ada inti besi, yang memiliki fungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan. Berikutnya akan dibahas lebih lanjut seputar prinsip kerja dari transformator tersebut.

Prinsip Kerja Transformator

Gambar Skema Prinsip Kerja Transformator

Transformator memiliki prinsip kerja, yakni ketika kumparan primer dihubungkan dengan sumber tengangan yang bolak balik, maka akan terjadi perubahan arus listrik pada sebuah kumparan primer dan akan menimbulkan medan magnet menjadi berubah. Medan magnet yang berubah tersebut kemudian diperkuat dengan adanya inti besi kemudian dihantarkan inti besi ke arah kumparan sekunder. Sehingga nantinya pada ujung-ujung kumparan akan muncul GGL induksi. Efek tersebut dinamakan sebagai induktansi timbal-balik. Kemudian dalam skema prinsip kerja transformator, anda dapat melihat bahwa saat arus listrik dari sebuah sumber tegangan mengalir menuju ke kumparan primer berbalik arah, maka medang magnet yang dihasilkan pun akan berubah arah. Akibatnya arus listrik yang dihasilkan pun akan mengalami perubahan polaritas.

Setelah mengetahui mengenai prinsip kerja dari sebuah transformator, maka ada baiknya juga kalau anda mengetahui jenis-jenis dari transformator. Berdasarkan jumlah lilitannya, terdapat dua jenis transformator. Yakni step up dan step down. Transformator step up memiliki fungsi untuk mengubah tegangan rendah menjadi tinggi.Pada transformator step up jumlah lilitan sekunder lebih banyak dibandingkan dengan lilitan primer. Sedangkan transformator step down memiliki fungsi yang sebaliknya. Yaitu untuk mengubah tegangan tinggi menjadi rendah. Transformator step down memiliki jumlah lilitan primer yang lebih banyak kalau dibandingkan dengan jumlah lilitan sekunder.

Sekian dahulu ulasan singkat yang dapat kami berikan mengenai prinsip kerja transformator, semoga artikel kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Pengertian Transformator, Fungsi Transformator dan Sensor Tekanan.

Leave a Reply