Rangkaian Alarm Motor

Rangkaian Alarm Motor bisa menjadi salah satu pengaman agar motor anda terhindar dari aksi pencurian. Anda pun sebenarnya bisa membuat sendiri alarm motor guna mengamankan motor anda. Dan fungsi dari alarm motor sendiri hampir sama dengan alarm mobil yang tentu sudah sering anda temukan di jalan atau area parkir. Pasalnya sudah sering tentunya anda mendengar alarm mobil yang tiba-tiba berbunyi ketika kap mesin tersentuh atau si empunya mobil lupa mematikan alarm. Dan sekarang saatnya anda membuat sendiri rangkaian alarm motor dengan bentuk sederhana terlebih dahulu.

Sistem kerjanya sendiri cukup mudah dan simpel. Anda hanya perlu mematikan arus dari CDI. Otomatis mesin tidak dapat hidup. Sedangkan kunci kontak dihubungkan ke arah klakson yang membuat klakson akan langsung berbunyi ketika terjadi upaya proses pencurian terhadap motor anda. Tentunya cukup menarik jika anda bisa membuat rangkaian alarm motor versi anda sendiri. Namun sebelumnya anda harus menyiapkan bahan dan peralatannya terlebih dahulu.

Gambar Skema Rangkaian Alarm Motor

Rangkaian Alarm Motor

Bahan dan Alat :

Solder
Isolasi kabel
Gunting
Saklar 3 kaki
Relay 4 kaki
Soket relay
Kabel 3 m

Jika anda sudah selesai dengan pembuatan alarm motor tersebut, anda tinggal meletakkannya di sepeda motor anda. Biasanya alarm motor ditempatkan di posisi bawah jok. Kabel CDI yang ada di motor, potong bagian kabel negatif yang biasanya berwarna hitam dengan garis putih. Jika sudah dipotong, lalu sambungkan ke saklar kaki 3 yang sudah anda siapkan. Di sini anda harus menghubungkan antara kabel CDI dan saklar di kaki paling pinggir dari saklar. Sementara kabel CDI yang menuju ke arah bodi motor dipasang di kaki bagian tengah. Untuk kaki paling pinggir lainnya, anda hubungkan dengan klakson motor anda.

Setelah selesai pada CDI, saatnya kita menuju ke relay. Di komponen relay, anda bisa menghubungkan kaki dengan nomor 86 (tertera pada skema gambar) ke arah kabel negatif klakson yang biasanya berwarna hijau. Namun sebelumnya anda gabungkan terlebih dahulu kabel 86 tersebut dengan perpanjangan kabel dari alarm dan CDI ke arah klakson. Sementara kabel nomor 30 dan 85 (tertera pada skema gambar rangkaian alarm motor) digabungkan dan satukan dengan kabel positif klakson (warna orange atau merah). Dan kabel nomor 87 sambungkan ke aki. Setelah semua selesai digabung, saatnya anda mencoba menyalakannya.

Demikian penjelasan singkat seputar rangkaian alarm motor, semoga artikel ini nantinya dapat berguna dan bermanfaat bagi anda. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Skema Rangkaian Amplifier, Rangkaian Amplifier Mini dan Rangkaian Sirine Polisi.

No Responses

Leave a Reply