Rangkaian Audio Amplifier

Rangkaian audio amplifier ini biasanya digunakan sebagai penguat audio yang tentunya bisa digunakan untuk radio satu atau pun perangkat audio lainnya. Tentu saja rangkaian audio amplifier ini bisa menguatkan sinyal audio sehingga memiliki suara yang lebih terasa. Anda bisa mendapatkan rangkaian audio amplifier ini di beberapa toko elektronik atau membuatnya sendiri. Rangkaian audio amplifier ini memiliki bentuk rangkaian yang mudah untuk diaplikasikan.

Rangkaian Audio Amplifier

Pada rangkaian audio amplifier tersebut, digunakan komponen semi konduktor yang bernama IC TDA 7052. Dan rangkaian ini bisa dioperasikan dengan penggunan baterai cell. IC TDA 7052 ini berfungsi sebagai penguat audio mono. Dan komponen ini hadir sebagai paket dari DIP atau biasa disebut DI Package. Perangkat atau komponen ini memang didesain untuk dioperasikan menggunakan baterai yang memiliki sumber tegangan yang relatif kecil. Mengapa digunakan komponen IC TDA 7052 ? Ada beberapa keunggulan dan kelebihan dari komponen ini. Pada komponen ini tidak dibutuhkan komponen eksternal guna mendukung daya kerja dari IC TDA 7052 tersebut. Mampu meredam suara klik ketika menekan tombol switch on dan off. IC TDA 7052 ini memiliki tingkat kestabilan yang cukup bagus. Komponen ini juga sangat rendah dalam kebutuhan daya dan juga THD. Dan yang terakhir adalah tidak dibutuhkannya lempeng pendingin untuk IC TDA 7052 ini.

Pada rangkaian audio amplifier ini, komponen IC TDA 7052 ini memiliki nilai atau besaran tetap pada 40 dB. Dan pada rangkaian tersebut IC TDA 7052 akan dipasang dengan prinsip BTL atau Bridge Tied Load untuk mengimbangi pengurangan daya output dan juga memberikan output sebesar 1 – 2 W RMS atau sekitar THD 10 % hingga memiliki beban 8 Ohm dengan input daya sebesar 6 Volt saja. Sementara fungsi dari rangkaian potensio meter digunakan untuk melakukan kontrol volume pada C1 dan C2. Sedangkan kapasitor untuk menyaring besaran tegangan yang masuk dari sumber tegangan seperti baterai.

Leave a Reply