Rangkaian Penyearah

Rangkaian Penyearah adalah rangkaian yang berfungsi sebagai penyearah gelombang arus listrik. Arus listrik yang berasal dari jala-jala PLN awalnya berupa arus bolak-balik (AC), nah jika kita menggunakan rangkaian penyearah ini, maka arus yang dulunya AC akan dirubah menjadi arus searah (DC). Contohnya adalah sinyal yang pada umumnya berbentuk sinusoidal dan mempunyai dua arah gelombang, yaitu positif dan negatif. Dengan menggunakan rangkaian penyearah, kita dapat menjadikan sinyal yang awalnya dua arah menjadi satu arah.

Di dalam rangkaian penyearah terdapat dua metode penyearah, yaitu penyearah setengah gelombang (Half-Wave Rectifier) dan penyearah gelombang penuh (Full-Wave Rectifier).

  • Rangkaian Penyearah Setengah Gelombang

Rangkaian Penyearah

Pada rangkaian diatas, rangkaian penyearah hanya menggunakan satu buah dioda. Dioda akan berfungsi sebagai kawat pada saat diberi bias maju maka akan berfungsi sebagai saklar terbuka. Maksud dari bias maju adalah pada terminal anodanya diberi catu daya positif kemudian terminal katodanya diberi catu negative. Intinya arus listrik bisa mengalir apabila searah dengan arah panah, apabila kita pasang berlawanan maka arus tidak bisa mengalir.

Gelombang masukan yang terdapat pada rangkaian setengah gelombang adalah gelombang yang berada dibagian bawah, sedangkan gelombang keluaran adalah yang pada bagian atas. Pada saat siklus positif tegangan yana jatuh pada terminal output idealnya adalah sama dengan tegangan supply, atau tegangan supply – 0,7 V (Dioda silicon) serta tegangan supply – 0,3 V (Dioda germanium). Hal ini terjadi karena dioda diberi bias maju sehingga arus listrik akan melewati dioda bagaikan seutas kawat. Sedangkan pada saat siklus negative, tegangan output hampir sama dengan 0 volt dikarenakan dioda diberi bias mundur (bias reverse) sehingga dioda bekerja bagaikan kawat yang terputus atau saklar yang terbuka.

  • Rangkaian Penyearah Gelombang Penuh

Rangkaian Penyearah Gelombang Penuh

Rangkaian ini sangat berbeda dengan rangkaian penyearah setengah gelombang. Bedanya adalah siklus yang terdapat dalam rangkaian akan dimanfatkan sebagai gelombang keluaran. Pada rangkaian setengah gelombang ini juga, siklus negative dari tegangan AC input tidak dimanfaatkan sama sekali. Sedangkan pada rangkaian penyearah gelombang penuh, siklus negative dari sinyal input akan tetap lewat dengan mengguankan dioda yang lain. Prinsip kerja rangkaian gelombang penuh hampir sama dengan rangkaian setengah gelombang, bedanya adalah penambahan 3 buah dioda untuk bisa melewatkan arus listrik dari kedua siklus.

Demikian penjelasan singkat mengenai rangkaian penyearah, semoga pembahasan rangkaian kali ini berguna dan bermanfaat bagi pembaca setia www.rangkaianelektronika.org. Baca juga artikel rangkaian lainnya, seperti Rangkaian Lampu Berjalan, Rangkaian Bel dan Rangkaian PCB.

No Responses

  1. Pingback: Rangkaian Timer | Rangkaian Elektronika June 25, 2014
  2. Pingback: Rangkaian Penyearah | RochmatulBahiyyah January 6, 2017

Leave a Reply