Rangkaian Pompa Air

Rangkaian Pompa Air merupakan rangkaian yang memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Karena hampir setiap rumah memiliki pompa air masing-masing. Apabila pompa air yang kita punya mengalami kerusakan, tentu akan mengakibatkan terganggunya pasokan air yang kita miliki sehingga dapat mengganggu kegiatan harian yang ada di rumah.

Dalam rangkaian pompa air, terdapat salah satu rangkaian yang bernama rangkaian level air. Yang di maksud rangkaian level air adalah rangkaian yang nantinya dapat menghidupkan pompa air secara otomatis dan juga untuk mendeteksi tingkat ketinggian air. Dengan adanya rangkaian tersebut, kita tidak perlu repot lagi untuk menghidupkan atau mematikan pompa air pada saat bak mandi sudah penuh.

Rangkaian level air juga bisa digunakan untuk anda yang membutuhkan tenaga skala besar, seperti halnya industri rumah tangga dan pabrik-pabrik yang sudah pasti menggunakan tenaga dengan skala besar. Dengan begitu, alat ini akan menjamin ketersediaan suply air kapanpun kita butuhkan.

Prinsip kerja rangkaian pompa air sangat sederhana, kita hanya perlu mengkondisikan air yang ada di dalam penampungan selalu tersedia dengan menyalakan pompa pada saat air akan habis dan mematikan pompa pada saat bak penampungan telah penuh.

Gambar Skema Rangkaian Pompa Air

Rangkaian Pompa Air

Di dalam gambar skema rangkaian pompa air di atas, terdapat beberapa bagian diantarnaya :

  • Box Terminal berfungsi untuk melindungi rangkaian listrik atau sambungan kabel dari air atau benda lainnya. Didalam box terminal terdapat sambungan kabel dari dinamo, kapasitor dan kabel dari steker listrik.
  • Kapasitor berfungsi untuk starting pertama pada saat pompai air di hidupkan. Setelah pompa air berputar penuh, maka aliran listrik ke kapasitor akan terputus dengan sendirinya. Jika kapasitor terlalu lama di alirkan listrik, akan menyebabkan panas dan kerusakan. Besar ukuran kapasitor dalam sebuah pompa air umumnya 8mF, 12mF dan 16mF.
  • Kabel berfungsi untuk meneruskan arus listrik ke motor penggerak. Kabel yang terdapat dalam pompa air biasanya terdiri dari tiga buah, karena sambungan dibuat di dalam lilitan kawat pompa air. Kabel biasanya berwarna merah, putih dan hitam. Kabel warna merah berguna untuk menghubungkan kapasitor dengan lilitan sub coil, kabel hitam menghubungkan sub coil dan main coil. Dan kabel warna putih berguna untuk menghubungkan kapasitor dan main coil.

Demikian penjelasan singkat mengenai rangkaian pompa air, semoga rangkaian kali ini berguna dan bermanfaat bagi pembaca setia Rangkaianelektronika.biz. Baca juga artikel rangkaian menarik lainnya, seperti Rangkaian Pengisi Accu, Rangkaian RC dan Rangkaian Sensor Cahaya.

No Responses

  1. Pingback: Rangkaian Pompa Air - Komponen Elektronika January 16, 2014

Leave a Reply