Rangkaian Power Supply Variable

Rangkaian Power Supply Variable. Rangkaian regulator power supply ini dapat disesuaikan 3-25 volt dan arus terbatas 2 ampere seperti yang terlihat di gambar, tetapi dapat ditingkatkan sampai 3 ampere atau lebih dengan memilih resistor yang lebih kecil (0,3 ohm). Transistor 2N3055 dan 2N3053 harus dipasang pada heat sink (lempengan pendingin) yang cocok dan resistor pengindra arus saat ini harus mempunyai nilai 3 watt atau lebih. Regulasi tegangan dikendalikan oleh 1 / 2 dari 1558 atau 1458 op-amp. Yang 1458 bisa diganti di sirkuit di bawah, tapi direkomendasikan suplai tegangan ke pin 8 dibatasi sampai 30 Volt DC, yang dapat dicapai dengan menambahkan zener 6,2 volt atau resistor 5,1 K secara seri dengan pin 8.

Jenis-jenis rangkaian power supply variable dibedakan menjadi 3, yaitu :

  • Rangkaian Penyearah Gelombang Penuh

Rangkaian ini akan memberikan output tegangan DC kurang lebih 32V terhadap ground. Rangkaian ini dibuat menggunakan transformator stepdown 32V CT pada setiap sekundernya.

  • Rangkaian Regulator Tegangan Positif

Rangkaian ini berfungsi untuk mengatur tegangan output jalur positif, gunanya untuk mengendalikan level serta mempu memberikan arus maksimum sebesar 10A. Regulator positif menggunakan IC tegangan variable LM317 sebagai pengendali output. Kemudian bagian pengatur tegangan positif ini diatur oleh potensiometer 2,2 KOhm sebagai kontrol tegangan referensi regulator LM317.

  • Rangkaian Regulator Tegangan Negatif

Sama halnya dengan regulator positif, rangkaian yang digunakan sama hanya komponen yang berbeda. Regulator tegangan negatif menggunakan IC regulator tegangan negatif LM337, Penguat arus meenggunakan transistor NPN TIP142 dengan kapasitas arus maksismum 10A.

Rangkaian Power Supply Variable

Gambar Skema Rangkaian Power Supply Variable

Maksimum suplai tegangan DC untuk 1458 dan 1558 adalah masing-masing36 dan 44. Transformator daya harus mampu tetap menjaga arus yang diinginkan dengan input tegangan minimal 4 volt lebih tinggi dari pada output yang diinginkan, tetapi tidak melebihi tegangan suplai maksimum op-amp di bawah kondisi beban minimal. Transformator listrik yang ditampilkan adalah 25,2 volt AC / 2 ampere yang akan memberikan output teratur untuk 24 volt pada 0,7 ampere, 15 volt pada 2 ampere, atau 6 volt pada 3 ampere. Output 3 ampere diperoleh dengan menggunakan saklar pusat transformator dengan saklar di posisi 18 volt.

Demikian bahasan tentang rangkaian power supply variable. Catu daya merupakan suatu Rangkaian yang paling penting bagi sistem elektronika. Ada dua sumber catu daya yaitu sumber AC dan sumber DC. Sumber AC yaitu sumber tegangan bolak – balik, sedangkan sumber tegangan DC merupakan sumber tegangan searah. Bagi hobbyist elektronika dan praktisi elektronika, Anda bisa mencoba dan mengaplikasikannya. Semoga artikel ini bermanfaat, selamat mencoba dan semoga berhasil. Baca juga artikel kami lainnya, seperti Rangkaian Pemancar Ultrasonik, Rangkaian Anemometer Digital dan Rangkaian Kompas Digital.

Leave a Reply