Skema Rangkaian Inverter

Skema Rangkaian Inverter memiliki fungsi untuk mengubah dan juga melakukan konversi dari tegangan rendah yang menggunakan sumber DC (direct current) menjadi ke tegangan tinggi yang bersumber kepada tegangan AC (alternating current). Rangkaian inverter ini biasanya akan mengubah dari tegangan sebesar 12 V menjadi 220 V yang biasa juga disebut 12V to 220V inverter. Mengapa rangkaian tersebut sering sekali ditemui ? Pasalnya baterai sendiri pada umumnya mempunyai besaran tegangan senilai 12V. Rangkaian inverter tersebut akan menarik arus dari baterai senilai 12 V DC tersebut yang menjadi sumber tegangan.Kemudian baterai tersebut harus bisa memberikan aliran arus yang memiliki daya yang cukup besar. Arus dari baterai ini lalu diubah menjadi tegangan dengan nilai 220VAC yang tentu saja memiliki bentuk gelombang persegi yang bisa langsung kita gunakan untuk peralatan listrik yang biasa bekerja pada tegangan dengan nilai 220V dari sumber tegangan senilai 12V.

Rangkaian inverter memang termasuk ke dalam kategori perangkat elektronik yang memiliki nilai yang cukup mahal. Dan tidak heran juga bahwa tidak banyak yang memiliki rangkaian inverter walaupun sebenarnya untuk kebutuhan sehari-hari sangat dibutuhkan. Selain skema rangkaian inverter yang biasa di temui di toko elektronik, ada juga rangkaian inverter 500W yang disusun secara sederhana namun tentu saja bisa bekerja dnegan maksimal dan memuaskan. Apalagi rangkaian ini memiliki kemudahan dalam merakitnya. Dan seperti yang sudah disebutkan bahwa rangkaian ini akan mengubah arus menjadi 220VAC dan juga listrik 500W, tentu saja anda harus berhati-hati dalam melakukannya. Jaga dan juga pentingkan keslamatan kerja yang harus diperhatikan ketika merakit rangkaian inverter ini. Disarankan juga untuk menggunakan sarung tangan pelindung untuk melindungi tubuh anda dari sengatan listrik. Dan pastikan bahwa anda tidak akan mencoba dan juga bermain-main dengan rangkaian inverter jika anda belum mengerti secara detail.

Gambar Skema Rangkaian Inverter

Skema Rangkaian Inverter

Komponen resistor variabel di dalam skema rangkaian inverter biasanya digunakan untuk mengatur dan mengubah frekuensi arus keluar 220V AC. Frekuensi yang keluar dari rangkaian inverter tersebut memiliki gelombang persegi yang tidak diperkenankan untuk beban induktif. Dan tentunya lagi-lagi harap diperhatikan ketika merakit rangkaian inverter ini.

Demikian penjelasan singkat mengenai skema rangkaian inverter, semoga skema kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian Inverter Sederhana, Rangkaian LED Sederhana dan Rangkaian Inverter 12 Volt.

One Response

Leave a Reply